+62 822 600 700 80 info@antaresenergi.com

Dewasa ini kerusakan lingkungan bisa ditemui di hampir semua jenis lingkungan di dunia. Mulai dari lingkungan darat seperti penggundulan hutan, pembakaran lahan, kerusakan lingkungan air seperti pencemaran air, hingga kerusakan lingkungan udara seperti polusi udara dimana-mana. Daerah aliran sungai menjadi salah satu daerah yang rawan terkena kerusakan. Masih rendahnya rasa tanggung jawab dan kesadaran warga di sekitar aliran sungai, menjadikan tingkat kerusakan menjadi berlipat. Daerah aliran sungai memegang peran penting dalam menjaga kestabilan daerah daratan dan juga daerah muara. Daerah tepian di sepanjang aliran rawan mengalami erosi. Jika erosi terjadi terus menerus, maka kondisi daerah di sekitar sungai menjadi berbahaya. Daerah muara juga turut terancam manakala di sepanjang aliran sungai mengalami kerusakan

Warga di sekitar daerah sungai, berbagai perusahaan yang memegang ijin pinjam lahan, serta pemerintah yang seharusnya bertanggung jawab atas kondisi daerah aliran sungai agar tetap terjaga. Jika sudah terlanjur mengalami kerusakan, satu-satunya jalan yang bisa ditempuh adalah melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai. Rehabilitasi daerah aliran sungai bertujuan untuk memperbaiki kerusakan dan mengembalikan fungsi daerah aliran sungai sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang semakin buruk dan mendatangkan bencana yang lebih besar lagi.

Kegiatan rehabilitasi daerah aliran sungai biasanya dilakukan oleh perusahaan khusus yang bergerak di bidang jasa layanan rehabilitasi lahan. Perusahaan ini biasanya akan bekerja sama dengan perusahaan lain yang bertanggung jawab terhadap daerah aliran sungai di wilayah otoritas perusahaannya. Selain itu, perusahaan rehabilitasi daerah aliran sungai juga biasa bekerja sama dengan instansi pemerintahan terkait atau lembaga swadaya masyarakat atau LSM yang bergerak di bidang lingkungan

Rehabilitasi daerah aliran sungai merupakan suatu upaya untuk memperbaiki dan mengembalikan fungsi lahan di sekitar aliran sungai. Rehabilitasi biasanya meliputi pembersihan sungai dan daerah di sekitarnya, peremajaan tanah, dan mengonsep sungai agar kembali asri dan alami. Kegiatan ini tidak bisa dilakukan dengan mengharap hasil yang cepat. Perlu waktu yang lama, kesabaran, kesungguhan, dan kontinuitas. Oleh sebab itu, perusahaan rehabilitasi daerah aliran sungai akan bekerja dalam jangka waktu yang lama.

Selain serangkaian proses rehabilitasi daerah aliran sungai, kegiatan menjaga daerah aliran sungai agar tetap dalam kondisi baik juga tak kalah pentingnya. Menjaga daerah sekitar aliran sungai pasca rehablitiasi, turut menentukan keberhasilan rehabilitasi daerah aliran sungai. Adapun cara untuk mempertahankan hasil dari rehabilitasi daerah aliran sungai adalah dengan tidak mengulangi kesalahan-kesalahan terdahulu dan yang paling utama adalah meningkatkan kesadaran dan rasa tanggung jawab diri terhadap terjaganya kondisi lingkungan sekitar.

Dengan melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai, berbagai kondisi yang lebih buruk bisa dihindarkan. Seperti erosi tanah, pelebaran dan pendangkalan sungai, hingga masalah banjir yang datang kala musim penghujan. Langkah konkret yang bisa ditempuh untuk mulai melakukan rehabilitasi daerah aliran sungai salah satunya adalah melakukan penanaman pohon di daerah aliran sungai. Keberadaan pohon ini menjadi pengikat tanah sehingga tanah tidak mudah tergerus oleh aliran sungai.

Mengingat bahwa lingkungan merupakan warisan yang kita berikan kepada anak cucu kita kelak, dapat menjadikan diri sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dari sgala hal yang bersifat merusak. Melakukan rehabilitasi lingkungan merupakan langkah pasti untuk mengembalikan kondisi lingkungan seperti sedia kala. Selanjutnya, kita hanya perlu melangkah dan terus menjaga hak dari anak cucu kita.