+62 822 600 700 80 info@antaresenergi.com

Kegiatan mining closure atau biasa dikenal dengan penutupan tambang menjadi salah satu bagian dari serangkaian kegiatan penambangan yang penting dan krusial. Pada kegiatan ini nasib daerah bekas tambang ke depannya sangatlah bergantung. Bagaimana daerah bekas tambang nantinya akan menjadi daerah yang terbengkalai dan mati atau kembali menjadi daerah yang fungsional dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar itu semua tergantung dari bagaimana proses mining closure yang dijalankan.

Dalam melaksanakan kegiatan mining closure, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan di bidang penutupan tambang dan pengetahuan yang cukup di bidang lingkungan sehingga proses penutupan tambang nantinya dapat berjalan lancar dengan hasil yang maksimal pula. Oleh karenanya selain perencanaan yang benar-benar matang dan maksimal, perlu eksesusi dan eksekutor yang mumpuni. Dan kontraktor mine closure menjadi kunci sukses keberhasilan proses penutupan lahan.

Kontraktor yang baik ketika mendapat tuggas dan kewenangan dari perusahaan pertambangan untuk melaksanakan kegiatan mining closure biasanya akan membuat perencanaan awal sebelum memulai eksekusi pelaksanaan mining closure. Adapun beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh para kontraktor mine closure adalah sebagai berikut.

  • Pengenalan lahan bekas tambang. Biasanya para kontraktor mine closure akan mempelajari terlebih dahulu karakteristik lahan yang akan digarap sebelum memulai serangkaian proses mining closure. Identifikasi lahan ini meliputi banyak hal mulai dari mencari informasi tentang jenis tanah, karakteristik tanah, kontur dan struktur tanah, serta letak tanah dan pertimbangan lainnya.
  • Selanjutnya kontraktor mine closure akan melakukan identifikasi terkait jenis tanaman apa dan teknik pengembalian fungsi lahan yang bagaimana yang sekiranya cocok dan sesuai dengan karakteristik tanah tadi.
  • Kontraktor mine closure akan membuat perencanaan kerja meliputi proses dan juga gambaran anggaran yang diperlukan selama proses mining closure. Kontraktor mine closure baru akan melaksanakan mining closure manakala rencana yang disusun telah disepakati dengan perusahaan tambang.
  • Sebagai kontraktor mine closure yang profesional, mereka akan melaksanakan proses mining closure secara menyeluruh dan tuntas. Bahkan mereka akan melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui progres dari kegiatan mining closure yang dijalankan. Mereka juga akan melakukuan revisi kegiatan manakala di lapangan ditemukan ketidak sesuaian fakta dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya.

Kegiatan mining closure atau penutupan tambang merupakan suatu tahapan dari serangkaian tahapan pertambangan yang menentukan nasib suatu lahan bekas tambang ke depannya. Bagaimana lahan tersebut dapat berkembang dan pulih serta dapat dimanfaatkan lagi ataupun menjadi lahan mati yang terbengkalai, semua tergantung dari bagaimana proses mining closure yang dijalankan oleh perusahaan. Oleh karenanya memang diperlukan sumber daya manusia yang profesional dan mumpuni di bidangnya dalam menangani hal ini.

Kontraktor mine closure yang baik juga melaksanakan proses penutupan lahan ini sampai tutas. Hingga dipastikan lahan bekas tambang dapat berfungsi kembali. Salah satu indikator bahwa sebuah lahan bekas tambang berhasi dalam hal pemulihan adalah tingkat revegetasi yang tinggi. Tumbuhan dapat kembali hidup di wilayah tersebut sehingga perlahan dapat menjadi penopang kehidupan makhluk lain di wilayah tersebut. jika revegetasi sudah berhasil dilaksanakan, maka sudah dapat dikatakan bahwa mining closure telah berhasil dilaksanakan dan barulah tugas dari kontraktor mine closure dapat diakhiri. Setelah ini hanya perlu dilakukan pemeliharaan secara berkala terhadap lahan yang baru saja diperbaiki sehingga kelestariannya tetap terjaga.