+62 822 600 700 80 info@antaresenergi.com

Perkembangan jaman memang membawa banyak dampak bagi berbagai segi lini kehidupan. Ada dampak yang positf namun tak sedikit pula dampak negatif yang ditimbulkan. Adapun dampak positif yang ditimbulkan telah banyak kita ketahui. Sedangkan bagaimana dengan dampak negatif? Salah satu aspek yang bisa saja terkena dampak negatif dari adanya perkembangan dan pembangunan yang ada adalah dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Ada banyak contoh kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh adanya perkembangan dan pembangunan di berbagai segi kehidupan. Contohnya adalah kerusakan lahan yang disebankan oleh alih fungsi lahan, penambangan, dan lain sebagainya. Sebagai makhluk hidup yang dibekali dengan akal dan pikiran, sudah sepantasnya jika kita menjaga kelestarian lingkungan ini. Bagaimana caranya? Salah satunya adalah mengembalikan fungsi lahan yang telah rusak tadi, dan menjaganya karena lingkunga adalah sesuatu yang kelak diwariskan kepada anak cucu kita.

Ada banyak cara yang dilakukan para penggiat lingkungan untuk memperbaiki kerusakan lingkungan dan mengembalikan fungsi lahan sebagai salah satu paru-paru dunia. Salah satu yang kini mulai banyak digunakan adalah cara hydroseeding. Jika dilihat dari asal katanya, hydroseeding berasal dari kata hydro yang berarti air dan seeding yang berarti pembibitan. Sehingga jika diartikan secara keseluruhan hydroseeding adalah suatu proses pembibitan yang dilakukan dengan melakukan pencampuran dengan air sedemikian rupa sehingga terciptalah sebuah formula yang memang memiliki tujuan khusus seperti untuk revegetasi lahan yang telah rusak.

Teknik hydroseeding muncul di Amerika Serikat hingga akhirnya mencapai dataran Inggris sekitar tahun 1960. Setelah itu teknik hydroseeding terus menyebar hingga ke dataran Eropa dengan begitu cepatnya. Untuk pengaplikasian di jaman yang modern ini, hydroseeding banyak digunakan untuk revegetasi lahan bekas pertambangan yang terbengkalai, dimana lapisan top soilnya tandus dan sangat sedikit bahan tidak lagi mengandung unsur hara.

Banyak penyedia jasa hydroseeding kini menawarkan jasanya untuk membantu para penggiat lingkungan ataupun perusahaan yang melek terhadap lingkungan untuk melakukan kegiatan hydroseeding ini. Selain sangat bermanfaat bagi lingkungan, hidroseeding juga memiliki banyak kelebihan diantaranya:

  • Aplikasi hydroseeding dapat dilakukan dalam waktu yang relatif cepat untuk area lahan yang luas. Hal ini jelas dapat menghemat tenaga dan waktu dalam pelaksanaannya.
  • Tingkat perkecambahan biji dari hydroseeding relatif tinggi dikarenakan serat mulsa dapat membantu menjaga kelembapan biji sampai biji tersebut berkecambah.
  • Aplikasi hydroseeding sangatlah efektif untuk melakukan perbaikan lahan terutama yang berada di daerah lereng dimana daerah tersebut yang lebih sulit dijangkau oleh tenaga manusia secara manual.
  • Pemeliharaan yang tidak rumit dengan adanya material tambahan yang berfungsi sebagai penguat dan penstabil tanaman.

Dengan berbagai kemudahan yang dimiliki oleh teknik hydroseeding ini, menjadikan semakin banyak perusahaan pertanian yang menawarkan jasa hydroseeding untuk membantu para penggiat lingkungan ataupun perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan perbaikan lingkungan yang rusak.

Jasa hydroseeding ini sangatlah membantu. Terutama di daerah-daerah yang rawan kerusakan seperti di daerah bekas tambang ataupun daerah bekas alih fungsi lahan yang unsur haranya telah habis atau bahkan telah hilang. Dengan adanya jasa hydroseeding ini, kegiatan revegetasi lahan yang rusak menjadi lebih terbantu dan tentu saja, persentase untuk mengembalikan lahan yang telah rusak untuk kembali normal menjadi lebih besar lagi. Dengan revegetasi lahan yang berjalan dengan cepat, kerusakan lingkungan dapat segera dapat ditangani.